Exercise Card adalah kartu fisik berukuran A7 buatan Cavlent yang berisi kosakata kompetensi kerja, peran kerja, motivasi kerja, dan kompetensi kerja lanjutan. Kartu ini dipakai sebagai alat bantu percakapan terbuka (open conversation) dalam sesi training, diskusi tim, coaching, dan proses hiring atau promosi — baik sebagai pemanasan sebelum membaca laporan assessment Cavlent, maupun sebagai alat tindak lanjut sesudahnya. Tersedia 2 level: Level 1 (29 kartu, fokus potensi dan motivasi kerja) dan Level 2 (60 kartu, fokus kompetensi kerja), dengan total 89 kartu jika dibeli sebagai satu set.
Exercise Card adalah kartu latihan praktis yang dirancang Cavlent untuk membantu individu dan tim membicarakan hal yang biasanya sulit diucapkan secara langsung: bagaimana seseorang sebenarnya bersikap, bereaksi, dan mengambil keputusan di tempat kerja.
Berbeda dari tes kepribadian konvensional yang langsung memberi label (“kamu introvert”, “kamu tipe pemimpin”), Exercise Card berfungsi sebagai alat bantu open conversation. Kartu-kartu ini memberi kosakata yang konkret untuk menggambarkan kompetensi, peran, dan motivasi kerja seseorang, sehingga diskusi yang biasanya abstrak (“dia kurang inisiatif”, “dia susah diatur”) bisa diubah menjadi pembahasan yang lebih spesifik dan bisa ditindaklanjuti.
Ukurannya A7, sebesar kartu remi, sehingga mudah dibawa ke ruang meeting, sesi training, atau ruang coaching mana pun.
Exercise Card lahir dari kebutuhan yang sering ditemui dalam dunia kerja: orang sulit menjelaskan dengan tepat apa yang mereka maksud ketika menilai sikap kerja seseorang, baik diri sendiri maupun rekan kerja. Tanpa kosakata yang tepat, evaluasi kerja jadi bias, terlalu umum, atau malah menyinggung tanpa memberi insight yang berguna.
Tiga tujuan utama Exercise Card:
1. Melatih vocabulary kompetensi. Memberi setiap orang bahasa yang konkret untuk menamai kekuatan, kelemahan, dan motivasi kerja — milik dirinya sendiri maupun orang lain.
2. Melatih membaca koneksi antar kompetensi. Membantu peserta memahami kenapa seseorang bisa bersikap A dalam satu situasi, tapi bersikap B di situasi lain — karena kompetensi kerja tidak berdiri sendiri, melainkan saling terhubung.
3. Melatih pemahaman kontekstual. Mengajarkan prinsip inti bahwa manusia tidak bisa dilihat secara hitam-putih: kekuatan yang dipakai di situasi yang salah bisa jadi kerugian, dan kelemahan yang muncul di situasi yang tepat justru bisa jadi keuntungan.
Exercise Card tersedia dalam dua level yang bisa dibeli terpisah atau sebagai satu paket lengkap.
Level 1 — 29 Kartu (Fondasi)
• 20 kartu Potensi Kerja
• 4 kartu Peran Kerja
• 5 kartu Motivasi Kerja
Level 1 berfokus pada elemen dasar: apa yang menjadi potensi alami seseorang, peran apa yang cocok untuknya, dan apa yang sebenarnya memotivasi cara kerjanya.
Level 2 — 60 Kartu (Kompetensi Kerja)
• 60 kartu Kompetensi Kerja
Level 2 memperdalam pembahasan ke ranah kompetensi kerja yang lebih spesifik dan aplikatif — kemampuan-kemampuan konkret yang muncul dalam interaksi, pengambilan keputusan, dan pelaksanaan tugas sehari-hari.
Paket Lengkap — 89 Kartu
Kombinasi Level 1 dan Level 2 memberi gambaran paling komprehensif: dari potensi dasar, peran, dan motivasi, sampai kompetensi kerja yang lebih rinci. Kombinasi ini paling disarankan untuk kebutuhan pengembangan tim yang berkelanjutan, bukan satu kali pakai.
Exercise Card dirancang fleksibel untuk berbagai peran yang berurusan dengan pengembangan manusia di tempat kerja:
• Trainer & Coach — sebagai alat fasilitasi sesi refleksi, coaching, dan pengembangan skill yang lebih hidup dan partisipatif.
• HR & Perusahaan — untuk pengembangan tim, program talent, evaluasi performa, dan keputusan promosi yang lebih objektif.
• Leader & Manager — membangun komunikasi yang lebih jelas dengan tim, menyelaraskan ekspektasi peran, dan mengambil keputusan yang lebih tepat tentang penempatan orang.
• Konsultan & Psikolog — sebagai alat bantu asesmen dan intervensi yang lebih interaktif dibanding kuesioner atau wawancara konvensional.
• Institusi Pendidikan — untuk kegiatan pembelajaran, mentoring, dan pengembangan karakter siswa atau mahasiswa.
Cara kerja Exercise Card sederhana namun dalam dampaknya: peserta diberi satu atau beberapa kartu untuk menganalisis suatu situasi kerja, baik situasi dirinya sendiri, rekan kerja, atau kandidat yang sedang dievaluasi.
Karena kartu memberi kosakata yang sudah terdefinisi dengan jelas (misalnya “Antisipasi”, “Koordinator”, “Pengawas Aturan”, “Data Kolektor”), peserta tidak perlu menebak-nebak kata yang tepat untuk menjelaskan apa yang mereka amati. Ini sering membuka percakapan yang sebelumnya tidak pernah terjadi — termasuk cerita atau pengamatan yang selama ini tidak pernah disampaikan secara terbuka.
Diskusi ini biasanya dilanjutkan ke pembahasan laporan assessment Cavlent, untuk memvalidasi seberapa akurat pemahaman atau persepsi yang muncul selama latihan kartu dibandingkan dengan data behavioral yang sebenarnya.
1. Group Training & Coaching
Kartu menjadi studi kasus yang dinamis dan bisa dikembangkan ke berbagai konteks kerja. Peserta dilatih melihat situasi dari perspektif SDM dalam bersikap — misalnya menganalisis kondisi rekan kerja atau ekspektasi terhadap suatu peran — sebelum diskusi dilanjutkan ke pembahasan laporan assessment.
2. Hiring & Promosi
HR dilatih menyusun kebutuhan soft competency setiap posisi secara lebih objektif, karena sudah punya kosakata yang konsisten. Saat membaca laporan kandidat, tim hiring jadi lebih mudah membedakan mana traits yang benar-benar dibutuhkan, mana yang sekadar “pemanis” di CV, dan mana yang berpotensi jadi blind spot.
3. Individual Coaching
Coachee dilatih mengobservasi sendiri apa yang menjadi kekuatan, bottleneck, dan kelemahannya — sebelum laporan Cavlent miliknya dibuka. Urutan ini penting: latihan kartu dulu, baru laporan, untuk melihat seberapa objektif atau seberapa bias pemahaman seseorang tentang dirinya sendiri.
Untuk pembahasan lebih lengkap tentang masing-masing aplikasi ini, baca artikel turunannya:
• Exercise Card untuk Group Training & Coaching
• Exercise Card untuk Hiring & Promosi yang Lebih Objektif
• Exercise Card untuk Individual Coaching
Ini pertanyaan yang paling sering ditanyakan, dan jawabannya: bisa keduanya, dengan tujuan yang berbeda. Lebih tepatnya, pertanyaannya bukan “sebelum atau sesudah assessment” (karena assessment Cavlent bisa dilakukan kapan pun), tapi sebelum atau sesudah laporan (report) dibuka.
• Latihan kartu sebelum laporan dibuka → tujuannya untuk menantang (challenge) apa yang sudah dipahami seseorang tentang dirinya sendiri atau orang lain berdasarkan observasi pribadi. Ini membuka percakapan dan eksplorasi tentang ekspektasi peran, persepsi, dan bias — yang kemudian divalidasi lewat laporan untuk melihat seberapa akurat pemahaman tersebut dibanding sikap asli yang terukur.
• Latihan kartu sesudah laporan dibuka → tujuannya untuk menentukan area perbaikan mana yang sebaiknya diprioritaskan, berdasarkan desirable reality atau kondisi ideal yang ingin dicapai.
Semua aplikasi Exercise Card kembali ke satu prinsip dasar: manusia tidak bisa dilihat secara hitam-putih. Sikap seseorang sangat tergantung konteks. Kekuatan yang dipakai di situasi yang keliru bisa berbalik jadi kerugian, sementara kelemahan yang muncul di situasi yang tepat justru bisa jadi keuntungan.
Prinsip ini yang membuat Exercise Card berbeda dari sekadar “kartu kuis kepribadian” — kartu ini melatih cara berpikir kontekstual tentang perilaku manusia di tempat kerja, bukan memberi label permanen.
Cara Pemesanan
1. Transfer sesuai produk yang dipilih + ongkir flat Rp20.000 ke BCA 1827055077 a.n. PT. Cavlent Teknologi Internasional.
2. Kirim bukti transfer melalui WhatsApp ke +62 851 8655 0077.
3. Sertakan nama penerima dan alamat pengiriman.
Pesanan akan diproses setelah pembayaran terkonfirmasi.