Pemetaan perilaku terhadap ±51 orang SPV dan Manager dilakukan untuk memvalidasi akar masalah sebelum perusahaan menentukan Langkah intervensi OD:
Mereka bisa menjelaskan, namun tidak otomatis menggerakkan tim.
Kecenderungan strategic tinggi tidak diiringi ketegasan dalam memastikan rencana jalan.
Karena motivasi sosial tinggi, mereka ada kecenderungan lebih fokus pada harmoni daripada hasil.
Analisa data cenderung bagus, namun keputusan lambat dan dampak eksekusi minim.
Rule-following rendah memicu variasi performa antar area.
Case ini menunjukkan bahwa masalah performa SPV/Manager sering berakar pada behavioral mismatch, bukan semata skill atau pengalaman.
Coach dapat melakukan intervensi yang lebih presisi. Misal (berdasarkan finding dalam perusahaan ini):
Owner bisa melihat akar masalah, bukan simptomnya: Bukan “Supervisor kurang tegas”, melainkan role & behavior tidak align.
Keputusan OD lebih presisi: Termasuk restrukturisasi SPV/Manager, promosi, redesign SOP, dan pembagian scope kerja.
Mengurangi ketergantungan pada owner: Dengan memahami siapa butuh kontrol ketat, siapa yang mandiri, dan siapa yang perlu repositioning.
Mengurangi biaya salah penempatan: Penempatan leadership kini berbasis data perilaku, bukan senioritas.
For decision-makers prioritizing speed and precision, Cavlent is a transformation navigator offering behavior-based team mapping. We identify soft skill mismatches and hidden risks in team dynamics through same-day insights, compared to traditional methods that are time-consuming and rely on manual processes.
For more information, contact: